Rabu, 04 November 2020

pemeriksaan golongan darah ABO

 Pemeriksaan Golongan Darah


Pemeriksaan golongan darah merupakan pemeriksaan yang hampir semua orang pernah melakukannya. Tapi banyak pula yang tidak mengetahui tentang bagiamana cara pemeriksaan pengolongan golongan darah pada seseorang.  Pada umumnya orang mengetahui golonga darah A, B, AB, dan O (atau nol), berikut cara pemeriksaan dan pembacaan hasil pemeriksaan golongan darah.

Sampel darah

Cara pengambilan darah untuk pemeriksaan ini ada dua, darah yang diambil dari pembuluh darah vena dengan spuit (jarum suntik) dan darah yang diambil pada pembuluh darah kapiler dengan auto click serta blood lancet. Untuk sample yang dari vena darah harus dipisahkan perkomponenya, sedangkan darah yang diambil dari kapiler langsung bisa digunakan.

Metode Slide Card

Alat dan bahan: 

Card slide, auto click, blood lancet, alcohol swab, pipa kapiler, batang pengaduk(tusuk gigi), anti A, anti B, anti AB, anti D, sample darah.

Cara:

1.     Bersihkan jari pasien dengan alcohol swab, ambil darah dari jari pasien dengan pipa kapiler.

2.     letakan sampel darah diatas card slide, dengan cara mengetuk perlahan pipa kapiler ke card slide tambahkan antisera A, antisera B, antisera AB(jika perlu), dan antisera D.

3.     Aduk darah dengan antisera dengan batang pengaduk, lalu angkat card slide dan sedikit digoyangkan untuk mendapat aglutinasi yang jelas.

4.     Interpretasi hasil.

Interpretasi hasil: Golongan A rhesus positif

Pada pemeriksaan golongan darah dibaca dari adanya aglutinasi (gumpalan) pada sempel darah yang ditambahakan dengan antisera. Seperti contoh golongan darah A akan aglutinasi pada sampel darah yang ditambahkan antisera A tetapi tidak akan mengumpal pada darah dengan penambahan antisera B. Begitu pula golongan darah B, akan aglutinasi pada penambahan antisera B tapi tidak akan aglutinasi bila penambahan antisera A. Aglutinasi pada sempel sel darah merah mengiformasikan antigen golongan darah sedangkan pada sampel serum atau plasma menginformasikan antibodi golongan darah.

Metode Tabung

Alat dan bahan:

Tabung, pipet, sentrifuge, anti A, anti B, anti D, eri A, eri B, eri O, BA6% (Bovine Albumin), mikroskop (bila perlu), sample darah (Eritrosit suspensi 5% dan serum/plasma)

Cara :

1.     Siapkan 8 tabung

a.        Tabung 1: 2 tetes anti A + 1 tetes eri sus 5% pasien (Anti A)

b.        Tabung 2: 2 tetes anti B + 1 tetes eri sus 5% pasien (Anti B)

c.        Tabung 3: 1 tetes eri A + 2 tetes serum pasien (Eri A)

d.        Tabung 4: 1 tetes eri B + 2 tetes serum pasien (Eri B)

e.        Tabung 5: 1 tetes eri O + 2 tetes serum pasien (Eri O)

f.         Tabung 6: 1 tetes eri sus 5% pasien + 2 tetes serum pasien (Auto Control)

g.        Tabung 7: 2 tetes anti D + 1 tetes eri sus 5% pasien (Anti D)

h.        Tabung 8: 2 tetes BA 6% + 1 tetes eri sus 5% pasien (BA)

2.     Masukan setrifuge 15 detik 3000 rpm,

3.     Interpretasi hasil, untuk hasil yang meragukan lakuan interpretasi hasil dengan mikroskop.

Setiap golongan darah memiliki antigen dan antbodi yang berdeda:

Golongan darah A rh positif: Memiliki antigen A dan antigen D serta memiliki antibodi B

Golongan darah B rh positif: Memiliki antigen B dan antibodi D serta memiliki antibodi A

Golongan darah 0 rh positif: Memiliki antibodi D serta memiliki antibodi A dan antibodi B

Golongan darah AB rh positif: Memiliki antigen A, antigen B dan antibodi D (tidak memiliki antibody                                                 A atupun antibody B

Apa bisa golongan darah berubah?

Golongan darah masing-maing orang didapatkan dari gula-gula yang siafatnya genetik dan tidak bisa berubah. Tetapi mengapa banyak orang yang merasa golongan darahnya berubah? Untuk kasus ini banyak penyebabnya. Yang pertama banyak orang mengatakan “saya tahu dari dulu golongan darah saya ini!” “golongan darah saya di KTP ini!” atau “saya dulu SD periksa golongan darah saya ini!”. Sangat banyak saya menghadapi hal seperti ini, di Indonesia hampir semua anak diperiksa golongan darah pada saat SD atau pada saat pemiriksaan kesehatan dipuskesmas. Pada saat itu pemeriksaaan dilakukan dengan metode card yang banyak sekali faktor kelemahannya

Banyak sekali kelemahan pada metode card, banyak kasus lama keluarnya hasil atau butuh waktu yang lebih bagi antigen antibodi bereaksi yang menyebabkan hasil negatif palsu. Misalnya umar memiliki golongan darah A pada diperiksa karna ada kondisi tertetu antigen A ini tidak bereksi cepat atau bereaksi tapi aglutinasi sangat kecil jadi tidak bisa dibaca oleh mata.

Banyak lagi mengaku gololongan darah tertentu yang tertera di KTP dan pada saat diperiksa ulang hasilnya berbeda, karna pada saat pembuatan KTP tidak ada pemeriksaan golongan darah. Rata-rata golongan darah tertera di KTP karna setmen para orang tua yang pernah memeriksa pada wakru kelahiran anak.

Pemeriksaan pada saat baru lahir itu juga itu tidak terlau tepat, untuk bayi baru lahir antigen golongan darah belum banyak di membrane eritrosit (sel darah merah) yang kemungkinan besar hasilnya akan negatif palsu. Tapi kenapa banyak bayi yang baru lahir bisa langsung transfusi, padahal syarat utama transfusi darah itu mengetahui golongan pasti pasien? Berbeda untuk bayi yang masalah pada kelahiran misalnya diharuskan transfusi ketika paska kelahiran, pada kondisi ini ada pemeriksa lanjutan untuk pemriksaan darah karna banyak hasil yang tidak sesuai (periksaan metode tabung tidak boleh menggunakan metode card). Pada keadaan normal antigen golongan darah akan timbul atau kuat pada umur 10 tahun yang akan mengurangi penyebab hasil negatif palsu pada pemriksaan. 

Satu hal yang banyak juga ditanyakan apa golongan darah tertentu lebih unggul dari pada golongan darah lainnya. semua golongan darah bagus dan baik, yang mengatakan golongan darah tertentu lebih unggul dari golongan darah yang lain itu hanya kesimpulan dari penelitian rata-rata orang yang memiliki golongan darah tersebut. Jadi tidak semua orang golongan tersebut seperti itu, ini sama dengan horoskop dan zodiak.


pemeriksaan golongan darah ABO

  Pemeriksaan Golongan Darah Pemeriksaan golongan darah merupakan pemeriksaan yang hampir semua orang pernah melakukannya. Tapi banyak pula ...